Dalam urusan dan pelaku bisnis, pentingnya keberadaan laporan keuangan tidak boleh diremehkan. Beberapa laporan keuangan yang sangat penting dalam suatu perusahaan dalam skala apapun antara lain, laporan laba rugi, laporan modal, laporan arus kas, dan pernyataan pendapatan komprehensif.

Angka-angka yang ada tercatat dan terungkap di dalam laporan keuangan ini kelak akan memainkan peran sangat besar dalam menentukan keputusan, strategi perencanaan, menentukan keberhasilan bisnis, memperkirakan kegagalan, dan memberitahu kepada dunia luar bagaimana kisah perusahaan Anda.

Tanpa informasi biaya atau data penjualan yang bagus, bisnis akan berjalan dalam kegelapan. Mengukur biaya adalah hal terpenting kedua yang dilakukan oleh seorang akuntan setelah memperhitungkan keuntungan. Bisnis harus mencatat dengan saksama semua biaya yang mereka keluarkan dengan benar sehingga keuntungan pun bisa ditentukan pada setiap periode. Sehingga kelak informasi yang mereka butuhkan bisa digunakan untuk mengambil keputusan bisnis.

Nah, berikut tujuan dari pentingnya data biaya yang akurat dan juga detail:

Menetapkan Harga Penjualan

Metode umum yang dikenal untuk menetapkan harga jual (cost-plus atau mark-up on cost) diawali dengan biaya dan lalu ditambahkan dengan beberapa persentase. Jika Anda tidak mengetahui secara persis berapa harga dari produk yang Anda jual, itu berarti Anda tidak begitu cerdik dan kompetitif mengenai harga yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Bahkan jika harga penjualan dikeluarkan oleh pihak lain dan tidak diatur oleh para manajer, maka manajer harus membandingkan harga jual tersebut dengan harga lain yang harus disesuaikan dengan masing-masing sumber pendapatan penjualan.

Merumuskan Pembelaan Hukum terhadap Tuduhan Harga Predator

Banyak negara yang kini sudah memiliki undang-undang untuk melarang bisnis yang menjual produknya dengan biaya rendah kecuali dalam keadaan tertentu. Sebuah bisnis juga dapat digugat berdasarkan undang-undang federal karena mengenakan harga rendah buatannya sendiri guna mengusir pesaingnya keluar dari bisnis. Oleh karena itu, sebagai pebisnis Anda harus membuktikan kalau harga rendah yang Anda terapkan sudah berdasarkan harga terendah dan bukan karena tujuan yang tidak sah.

Mengukur Margin Kotor

Investor dan manajer menilai kinerja bisnis dengan laba kotor dan laba bersih. Angka keuntungan ini biasanya bergantung pada jumlah margin kotor yang Anda dapatkan saat Anda mengurangi biaya pokok penjualan dari pendapatan penjualan Anda. Margin kotor (yang disebut juga dengan laba kotor) adalah garis keuntungan pertama dalam laporan laba rugi. Jika margin kotor salah, maka laba bersih pun akan salah. Biaya pokok penjualan ini juga bergantung pada biaya produk yang benar dan akurat.

Menghargai Asset

Neraca atau laporan keuangan berisi laporan yang berisi nilai biaya untuk banyak asset. Guna memahami neraca, Anda terlebih dahulu harus memahami basis biaya persediaan dan asset lainnya.

Membuat Pilihan Optimal

Ketika menjalankan bisnis, Anda harus memilih minimal satu alternatif lain dalam membuat keputusan bisnis. Alternatif yang terbaik merupakan alternatif yang sangat bergantung pada faktor biaya, sehingga Anda harus berhati-hati untuk membedakan biaya yang relevan dan biaya yang tidak relevan.

Dalam membuat laporan keuangan yang meliputi data penjualan, ada karakteristik kualitatif yang menjadi ciri khas dalam membuat laporan keuangan agar berguna bagi pemakainya kelak. Keempat karakteristik tersebut adalah dapat dipahami, relevan, keandalan, dan dapat dibandingkan. Berikut penjelasannya.

  • Dapat Dipahami

Kualitas penting informasi yang ditampung dalam laporan keuangan adalah kemudahannya untuk segera dapat dipahami oleh si pengguna. Hal ini dimaksudkan agar si pemakai diasumsikan memiliki pengetahuan yang memadai mengenai aktivitas ekonomi dan bisnis, akuntansi, serta kemauan untuk mempelajari informasi dengan ketekunan yang wajar.

Meskipun demikian, informasi kompleks yang seharusnya dimasukkan ke dalam laporan keuangan tidak dapat dikeluarkan hanya atas dasar pertimbangan bahwa informasi tersebut terlalu sulit untuk dapat dipahami oleh pemakai tertentu.

  • Relevan

Agar bermanfaat, informasi harus relevan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan. Informasi memiliki kualitas relevan kalau dapat mempengaruhi keputusan ekonomi pemakai dengan membantu mereka mengevaluasi peristiwa masa lalu, masa kini atau masa depan, menegaskan, mengoreksi, hasil evaluasi mereka di masa lalu.

  • Keandalan

Agar bermanfaat, informasi juga andal (reliable). Informasi memiliki kualitas andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material, dan dapat diandalkan pemakaiannya sebagai penyajian yang tulus atau jujur dari seharusnya disajikan atau secara wajar diharapkan dapat disajikan.

  • Dapat Dibandingkan

Pemakai harus dapat memperbandingkan laporan keuangan organisasi antar periode untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan. Pemakai juga harus dapat memperbandingkan laporan keuangan antar organisasi untuk mengevaluasi posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan secara relatif.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengapa data penjualan dalam laporan keuangan haruslah detail dan akurat.

Berikutnya